|
|
Rabu, 16 Juli 2008 |
Ketika Surga Memilih ... rasanya seperti baru kemarin aku merasakan kasih karunia yang menyelamatkan itu, ... ya, saat Surga memilih, saat pertama aku bertobat dan memberi diri untuk menghidupi kehendak Tuhan. Namun, pertobatanku seperti jalan panjang yang tidak berujung dan sangat melelahkan. Aku jatuh, dan tidak menghidupi kehidupanku sebagaimana mestinya. Namun, aku memutuskan untuk tidak menyerah, meski aku punya 1001 alasan untuk membenci orang-orang percaya, hamba-hamba Tuhan dan juga Tuhan. Aku memutuskan untuk kembali berdiri dan menyelesaikan apa yang harus aku selesaikan.
Buku ini didedikasikan bagi begitu banyak saudara “seperjalanan” di dalam Kristus, yang mungkin sedang berada di lembah-lembah pergumulan –bahkah yang merasa kalah dan mulai berpikir untuk mundur.
|
|